1. Menghadap ke kiblat (Ka`bah) dan membaca: "Allahu Akbar" seraya mengangkat kedua tangan sejajar dengan kedua telinga, kemudian meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di atas dada. Kemudian membaca surat "Al Fatihah":
"Bismillaahir Rahmaanir Rahiim, Alhamdulillaahi Rabbil `aalamiin, Ar Rahmaanir Rahiim, Maaliki yaumid diin, Iyyaaka na`budu waiyyaaka nasta`iin, ihdinash shiraathal mustaqhiim, shiraathal ladziina an`amta `alaihim, ghairil maghdhuubi `alaihim, waladh dhaalliin. Aamiin".
(Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Yang menguasai hari berbangkit. Hanya kepada Engkau kami menyembah (beribadah) dan hanya kepada Engkau kami memohon pertolongan. Tunjukilah kami ke jalan yang lurus. (Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka, bukan jalan orang-orang yang Engkau murkai dan bukan pula (jalan) orang-orang yang tersesat. Amin").
Kemudian membaca apa yang mudah dibaca dari ayat Al Quran, misalnya surat Al Ikhlash:
"Qul huwallaahu ahad, Allaahush Shamad, lam yalid walam yuulad, walam yakul lahuu kufuwan ahad".
(Artinya: "Katakanlah: Dialah Allah (Tuhan) Yang Maha Esa. Allah tempat bergantung. Tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak seorangpun yang setara dengan Dia").
|